Pelabuhan hati
Tempat bergantungnya raga
Ketika ia senang, maka raga pun akan senang
Ketika ia sakit, raga mampu menutupinya
Meskipun perlahan-lahann raga itu merapuh
Pernah jiwaku lelah
Begitu banyak prasangka yang dilewati
Menentukan satu dantara dua cahaya
Kabar yang samar
Hingga saatnya tiba, jiwa ini menyerah
Ia tak ingin cahaya-cahaya ini memudar
walaupun hanya setitik
Sehingga ia lebih memilih damai dalam kegelapan
Sekarang, jiwa ini ingin menyerah sekali lagi
Pengharapan akan secercah cahaya menemukannya
Tak kunjung datang
Sekali lagi, raga ini tetap tenang dan indah
Melindungi jiwa yang masih
terkurung di kegelapan(by: Indah, 16.03.2016)
